E-VOTING PILKADES SLEMAN: Anggaran Masih Dibahas, Spek Alat Baru Diminta

E-VOTING PILKADES SLEMAN: Anggaran Masih Dibahas, Spek Alat Baru Diminta

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Kabupaten Sleman dipastikan bakal menerapkan sistem e-voting pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019 ini. Penerapan sistem ini mendapat lampu hijau setelah penandatanganan MoU antara Pemkab Sleman dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Pilkades sendiri bakal digelar di 35 desa dan akan dilaksanakan serentak pada November mendatang. Saat ini, DPRD Sleman masih membahas penganggaran untuk kepentingan tersebut.

“Kepastian penerapan e-voting memang iya, tahun 2019 ini akan digelar di 35 desa secara serentak, terdiri dari 875 tempat pemungutan suara,” terang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Priyo Handoyo SH MSi, Selasa (14/5/2019).

Baca juga:

Disinggung mengenai harga perangkat, Priyo mengatakan belum bisa menyebutkan besaran nominalnya lantaran masih menunggu proses lelang yang mekanisme di bagian pengadaan. “Kita baru meminta spek alatnya, kalau harganya belum tahu, karena memang baru dibahas, itu nanti pakai melanisme lelang,” ujarnya.

Agung Endarta S.Sos MSi, Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaandan Aparatur Desa Dinas PMD menambahkan, nantinya akan ditentukan jumlah pemilih  per tempat pemungutan suara (TPS) antara 400- 500  pemilih.

”Akan kita sesuaikan kondisi ketika sudah pendaftaran pemilih. Jumlah TPS mengikuti jumlah TPS Pilkada 2015. Sebetulnya  kalau sesuai hitungan kemampuan alat maka 2 -3 TPS bisa digabung. Kami berharap dengan sistem ini penyelenggaran pilkades akan lebih efektif, efisien, akurat dan akuntabel,” tambahnya. Eko Purwono

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )