JALAN GITO-GATI: Besok Mulai Dibuka, Tak Ada Tambahan Rambu

JALAN GITO-GATI: Besok Mulai Dibuka, Tak Ada Tambahan Rambu

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Untuk kelancaran arus lalu lintas pada saat lebaran, mulai besok tanggal 29 Mei Jalan Gito-Gati akan dibuka untuk umum. Meskipun pembukaan tersebut sifatnya hanya sementara.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Bambang Sugaib ST MT kepada Warta Konstruksi di kantornya. “Ruas jalan Gito-Gati kita buka sementara, demi kelancaran arus lebaran,” ungkap Gaib.

Baca juga:

Selain proyek peningkatan jembatan di ruas jalan Gito-Gati, lanjut dia, semua proyek yang berhubungan dengan pekerjalan jalan, mulai H-7 Lebaran dihentikan sementara.

Dikatakan, proyek peningkatan jembatan di ruas jalan Gito-Gati semuanya ada 4 paket pekerjaan, 2 di antanya sudah selesai 100 persen yakni jembatan Gondanglegi dan Tambakrejo. Dua lainnya yaitu jembatan Tlacap dan Denggung masih belum tuntas. Meski begitu proyek kedua jembatan ini pun dihentikan sementara.

Bambang Sugaib ST MT, Kabid Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY. Foto: Eko Purwono

“Pada saat lebaran memang ada kondisi yang spesifik, dalam hal ini volume lalu lintas dan aktifitas masyarakat mengalami peningkatan, sehingga hal-hal yang berpotensi menggangu lalu lintas semaksimal mungkin kami carikan solusinya. Paling tidak pada H-7 dua jembatan tadi sudah bisa dilalui kendaraan,” ujar Gaib.

Sebagai antisipasi adanya laka, pihaknya akan memberlakukan pembatasan kecepatan mengingat kondisi jalan di atas jembatan belum sempurna. Salah satu upaya akan dilakukan pemasangan barier-barier. ”Jangan sampai kendaraan berjalan terlalu menepi,” imbuhnya.

Karena kondisi yang belum sempurna maka akan dilakukan pembatasan kecepatan di ruas jalan ini. Foto: Eko Purwono

Kasat Lantas Polres Sleman, AKP M. Faisal Pratama SIK menambahkan akan dilakukan pembatasan kendaraan yang akan melintas, yanki berlaku bagi sepeda motor dan mobil saja. ”Untuk kendaraan besar, seperti bus besar dan truk tidak melalui jalur tersebut,” katanya.

Satu hal yang disayangkan adalah karena di ruas tersebut tidak akan ada penambahan rambu-rambu lalu lintas. Demikian disampaikan Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Sulton Fatoni. ”Belum ada rencana untuk penambahan rambu lalin, rambu penutupan yang ada sementara dilepas,” ucap dia. Eko Purwono

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )