Lubang Galian Fiber Optik Tak Berizin di Brayut, Ditutup

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Bina Marga Kabupaten Sleman segera menutup lubang tak bertuan yang berada di bahu jalan kawasan Brayut, Pandowoharjo, Sleman. Kepastian penutupan lubang yang ditengarai galian lubang fiber optik tersebut dilakukan setelah diketahui tak memiliki izin.

“Sudah saya perintahkan untuk ditutup agar tidak membahayakan pengguna jalan. Info dari teman-teman kegiatan itu belum kantongi izin,” ungkap Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Sleman, Achmad Subhan ST saat dikonfirmasi Warta Konstruksi.

Baca juga:

Menurut Subhan, setelah dilakukan pengecekan oleh timnya disimpulkan bahwa lubang galian yang ditengarai milik salah satu provider seluler itu tidak berizin, karenanya pihaknya segera akan melakukan penutupan.

Meskipun berizin, lubang galian tersebut harus ditutup karena tidak boleh ada pekerjaan yang berhubungan dengan jalan pada saat arus mudik lebaran. Sebagaimana yang telah disepakati bersama pada H-7 Lebaran seluruh jalan steril dari pekerjaan karena bila tetap da kegiatan akan berpotensi terjadi kecelakaan.

Awal diketahui lubang galian tersebut bermula ketika awak media ini melintas di ruas jalan Brayut. Sedikitnya ada 3 lubang galian persis di bahu jalan. Karena dirasa janggal kemudian awak media mencoba menanyakan kepada warga sekitar, namun sayang warga tidak ada yang mengetahui perihal pekerjaan galian itu milik siapa. Mereka hanya tahu lubang tersebut sudah digali cukup lama.

Entah siapa yang punya, tapi galian fiber optic ini sangat membahayakan pengguna jalan. Foto: Dok WK

“Lubang itu digalinya sudah cukup lama mas, saya juga gak tahu milik siapa. Tapi kalau dibiarkan tidak ditutup akan membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujar Agus, warga yang sedang berkebun persis di dekat galian tersebut.

Dari pantauan warta konstruksi, lubang galian tersebut dapat dipastikan milik salah satu provider seluler, sebab didalam lubang terdapat kabel dan kotak seperti travo. Kedalaman lubang galian tersebut diperkirakan hampir sekitar 1 meteran berbentuk persegi panjang memiliki lebar sekitar setengah meter dan panjang sekitar 1 meter, dan berada persis di bahu jalan. Di sekitar galian masih menumpuk sisa material yang tentu sangat membahayakan pengguna jalan.

Kondisi ini semestinya segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang, apalagi situasi saat jelang lebaran arus lalu lintas yang akan meningkat harus didukung dengan infrastruksur yang memadai supaya tidak mengundang terjadinya kecelakaan lalu lintas. Red

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )