Puluhan Inlet di Jalan Jambon Tak Ideal, Rawan Timbulkan Laka

Puluhan Inlet di Jalan Jambon Tak Ideal, Rawan Timbulkan Laka

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Inlet atau drainase merupakan salah satu bagian penting dalam upaya manajemen luapan air yang memiliki fungsi sebagai pengaman konstruksi jalan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Karena pentingnya bangunan tersebut maka kontruksinya harus ideal supaya tidak membayakan pengguna jalan.

Tapi sayang tidak semua inlet dipasang dalam posisi ideal. Seperti yang dijumpai pada ruas jalan di Jalan Jambon, Kragilan, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman. Puluhan inlet yang terpasang di sepanjang ruas jalan tersebut posisi tidak ideal, yakni terlalu menjorok ke dalam dengan kedalaman bervariasi sekitar 5 – 10 centimeter.

Kondisi ini jelas mengganggu pengguna jalan terutama untuk pengguna kendaraan roda dua. Meski sejauh ini belum pernah terjadi kecelakaan, namun keberadaannya cukup mengganggu dan dikhawatirkan warga.

Baca juga:

“Iya itu posisi (drainase) membahayakan, karena posisinya terlalu dalam, mestinya selevel dengan permukaan aspal,” ungkap salah satu warga bernama Ayu, yang biasa berjualan di sekitar lokasi saat ditemui media ini, kemarin.

Diterangkanya, keadaan tersebut telah berlangsung selama 2 bulan lebih. Dia bersukur belum pernah ada kecelakaan lalu lintas, hanya saja beberapa kendaraan terperosok pada lubang- lubang itu. “Yang saya lihat biasanya pengendara kendaraan roda 2 terlihat panik dan kaget saat melintasi lubang  itu, biasanya mereka kejeblos,” terang dia.

Dia pun berharap ada penanganan dari pihak berwenang untuk segera memperbaikinya. “Sebaiknya diperbaiki, sehingga posisi bangunan itu rata dengan permukaan jalan, sehingga tak lagi mengganggu penggunanya,” harapnya.

Direktur Eksekutif Aliansi Pengawas Konstruksi (APK) Baharuddin Kamba menyayangkan kondisi tersebut. Menurut dia seharusnya bangunan dibangun secara sistematis supaya tidak menimbulkan masalah baru. “Itu kan salah satu bagian pendukung konstruksi jalan, sebaiknya dibangun menurut pesyaratan teknis,” tandasnya.

Ia meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan kajian teknis. “Kalau bisa diperbaiki maka segera dilakukan perbaikan, jangan sampai menunggu terjadi korban terlebih dahulu,” tambahnya. Eko P

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )