Timbulkan Polusi dan Cemari Sungai, TPS Pringwulung Segera Ditutup

Timbulkan Polusi dan Cemari Sungai, TPS Pringwulung Segera Ditutup

SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Permasalahan sampah yang berlangsung selama puluhan tahun di wilayah Padukuhan Pringwulung, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, segera teratasi. Tempat sampat di lokasi itu bakal ditutup dalam 2 minggu ke depan.

Sebelumnya, dampak tumpukan berimbas pada polusi lingkungan dan sungai yang berada di bawah lokasi. Kondisi itu sempat memicu protes warga Padukuhan Pringgondani Mrican, Desa Caturtunggal.

Kepala Desa (Kades) Condongcatur Reno Candra Sangaji SIP mengatakan, penutupan dilakukan setelah dilakukan rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Depok pada Kamis (9/5/2019). Rapat melibatkan Pemdes Caturtunggal dan Condongcatur, UPT Persampahan DLH Sleman dan pengelola sampah di Padukuhan Pringwulung.

Baca juga:

“Pengelola diberikan waktu sampai bulan Juni 2019, jadi ada waktu sekitar dua minggu untuk berbenah sebelum nanti ditutup. Kalau aktifitas sampah disitu sudah berlangsung selama 20 tahun,” jelas Reno kepada wartakonstruksi.id.

Meski demikian, kata dia, pada lokasi tanah kas desa (TKD) Condongcatur seluas 1.000 m2 yang kini merupakan tanah bengkok Dukuh Pringwulung tersebut tetap akan dimanfaatkan sebagai depo sementara dan pengolahan sampah residu sehingga daerah yang dianggap kumuh tidak ada lagi.

Tidak saja menimbulkan polusi, tumpukan sampah ini juga mencemari sungai di bawahnya. Foto: Eko Purwono

”Jadi tidak ada pemindahan lokasi, nanti akan disediakan depo sementara dan sampah residu yang disediakan oleh UPT Persampahan DLH. Setelah nanti diurug mungkin nanti akan dibuatkan transfer depo, jadi satu hari ada sampah langsung diambil dibawa ke Piyungan, pelanggan  membayar,” paparnya.

Sementara itu, Kades Caturtunggal Agus Santoso S.Psi mengapresiasi hasil kesepakatan itu. Dia berharap keberadaan sungai di bawahnya tetap bersih, tidak tercemar sampah. “Kalau lingkungan yang padat penduduk jangan sampai ada pembuangan sampah di sungai karena akan menimbulkan wabah penyakit,” tandasnya. Eko Purwono

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )